Pengaruh Preeklampsia Pada Ibu dan Bayi

Monday, February 20th, 2017 - Kehamilan

Pengaruh Preeklampsia Pada Ibu dan Bayi Dalam Kandungan www.akuhamil.com,- Banyaknya perubahan yang terjadi pada saat hamil memang di anggap sebagai hal yang wajar saja terjadi. Tentunya pada masa kehamilan, ibu hamil harus lebih siap dalam menghadapi efek dari berbagai perubahan tersebut. Ibu hamil juga sangat rentan terserang penyakit dikarenakan sistem kekebalan yang cenderung menurun saat hamil. Maka dari itu setiap wanita hamil sangat di anjurkan untuk menjaga kesehatan tubuhnya sebaik mungkin guna menghindari berbagai resiko keluhan kehamilan yang sering muncul. Salah satu resiko penyakit yang tidak jarang menyerang ibu hamil yaitu preeklampsia. Ditandai dengan tekanan darah yang tinggi, tentu saja hal tersebut tidak bisa di anggap sebagai hal sepele karena memiliki efek buruk bagi ibu dan janin. Penanangnan dengan obat preeklampsia ibu hamil memang sangatlah di sarankan diberikan sedini mungkin. Mau tahu pengaruh preeklampsia pada ibu hamil dan janin? simak ulasannya berikut ini.

Pengaruh Preeklampsia Pada Ibu dan Bayi Dalam Kandungan

Preeklampsia di tandai dengan kenaikan darah yang tidak terkontrol, diperkirakan sekitar 10% wanita hamil mengalami masalah darah tinggi. Dan hal tersebut akan lebih meningkat resikonya jika ibu hamil mengandung anak kembar. Preeklampsia sendiri meerupakan salah satu penyakit yang di tandai dengan tekanan darah yang tinggi saat hamil dan kelebihan kandungan protein dalam urine. Menurut berbagai pakar kesehatan preeklampsia ini menjadi salah satu penyebab kematian paling banyak pada ibu hamil.

Preeklampsia tentu saja menjadi momok yang sangat menakutkan bagi para ibu hamil. Tidak hanya itu nyatanya preeklampsia di ketahui dapat menghambat perkembangan janin jika tidak diatasi secara cepat. Sebenarnya peningkatan tekanan darah saat hamil memang dapat terjadi dan hampir di rasakan setiap ibu hamil. Namun kondisi tersebut jelas akan berbeda kondisinya jika tekanan darah ibu hamil telah mencapai 130/90 mmHg hingga lebih. Tekanan darah ibu hamil yang normal mencapai 120/80 mmHg. Dan ibu hamil dapat di diagnosa terkena preeklampsia saat tekanan darahny sudah melebihi angka normal 120/80 mmHg.

Preeklampsia memang sangatlah berbahaya bagi ibu dan janin bahkan jika sudah terlalu parah maka bisa menyebabkan kematian. Tekanan darah yang semakin tinggi pada ibu hamil dapat mengurangi asupan oksigen pada janin, tidak hanya itu sirkulasi darah pun akan terhambat. Akibat fatalnya janin bisa meninggal di dalam kandungan karena kekurangan oksigen.

Beberapa gejala preeklampsia yang biasa di rasakan para ibu hamil seperti lemas, pusing, bengkak kaki, juga mata berkunang-kunang. Adapun pengaruh preeklampsia pada ibu hamil yaitu dapat meningkatkan resiko terjadinya komplikasi kehamilan, kelahiran, hingga masa nifas. Hingga saat ini penyebab pasti preeklampsia memang belumlah jelas. Namun beberapa pakar kesehatan mengaitkan preeklampsia dengan adanya gangguan pada plasenta. Akibat dari adanya gangguan pada plasenta di dalam rahim maka berbagai masalah kesehatan pada ibu hamil. Dalam kasus yang lebih parah preeklampsia dapat berubah menjadi eklampsia yang di tandai dengan kejang-kejang hebat. Dan bisa meningkatkan resiko munculnya sindrom HELP (Hemolysis, Elevated Liver Enzimes and Low Platelet Count) atau sering juga di sebut dengan hemolisis. Kondisi yang menyebabkan trombosit menurun secara drastis juga enzim hati meningkat.

Sedangkan pengaruh preeklampsia pada bayi yaitu kekurangan gizi dan jika tidak segara di tangani dengan obat preeklampsia untuk ibu hamil maka akan menyebabkan gangguan pertumbuhan pada janin. Tidak hanya sampai disitu saja efek buruk preeklampsia pada janin yaitu dapat menyebabkan berat badan janin terganggu, meningkatkan resiko janin terkena cacar, hingga meninggal di dalam kandungan jika tidak segera di atasi.

Hal tersebut tentunya sangat tidak di harapkan para ibu hamil. Maka dari itu untuk anda yang mempunyai riwayat hipertensi sebelum hamil akan sangat membantu jika anda sering memeriksakan diri ke dokter kandungan sebagai upaya pencegahan yang cepat.

Baca juga artikel lainnya:

Tips Mencegah Preeklampsia Pada Ibu Hamil

Manfaat Cokelat Bagi Ibu Hamil

Save

Pengaruh Preeklampsia Pada Ibu dan Bayi | Admin | 4.5