Bahaya Hipertensi Saat Hamil

Thursday, April 30th, 2015 - Ibu Hamil

Gejala dan Bahaya Hipertensi Saat Hamil – Akuhamil.com,- Seperti jenis gangguan lain, Hipertensi juga sangat berbahaya bagi ibu hamil, terutama pada janin yang dikandung. Ibu hamil memasuki fase pra hipertensi saat nilai sistolik antara 120 sampai 139 mmHg dan nilai diastoliknya sekitar 80-89 mmHg. Saat terjadi pra hipertensi, maka ibu hamil harus waspada karena bahaya tekanan darah tinggi saat hamilbisa menyebabkan pendarahan dan berbagai hal lainnya. Untuk lebih mengetahuibahaya hipertensi saat hamil, Anda bisa membaca pembahasan berikut.

Bahaya Hipertensi Saat Hamil dan GejalanyaBahaya Hipertensi Saat Hamil dan Gejalanya

Hipertensi dapat mengurangi suplai darah yang menuju plasenta. Dengan berkurangnya suplai darah tersebut, maka bahaya hipertensi saat hamil akan mulai terlihat karena nutrisi dan oksigenyang terus berkurang. Akibatnyatumbuh kembang janin semakin lambat sehingga memicu terjadinya resiko bayi terlahir dengan berat badan rendah.

Seperti yang telah disebutkan, bahaya hipertensi saat hamil bisa menyebabkan pendarahan yang hebat pada ibu hamil. Ini karena hipertensi dapat memicu terjadinya resiko placental abruption yang merupakan kondisi dimana plasenta memisahkan diri dari rahimdan kondisi tersebut terjadi sebelum waktunya tiba.

Bahaya hipertensi saat hamil juga bisa memicu kelahiran prematur dan berbagai jenis penyakit kardiovaskularseperti penyakit jantung, stroke dan sebagainya. Penyakit-penyakit tersebut biasanya akan mengancam pasca persalinan.

Oleh sebab itu Anda perlu mengetahui beberapa gejala hipertensi pada ibu hamil sehingga Anda bisa lebih waspada. Disamping itu, Anda juga perlu melakukan pemeriksaan rutin sehingga hipertensi yang diderita bisa diketahui secara lebih mudah. Anda pun harus lebih waspada saat beragam gejala hipertensi mulai terasa.

Beberapa gejala umum hipertensi adalah terjadi pembengkakan mendadak pada tangan, kaki ataupun wajah. Nafas terasa pendek atau tersengal, timbulnya rasa nyeri pada uluh hati, muntah, pengelihatan mengabur dan kepala terasa sangat sakit.

Konsultasi dengan dokter sangat diperlukan supaya Anda bisa mendapatkan penanganan yang tepat. Dengan begitu, komplikasi dan kerusakan organ bisa dicegah sedini mungkin. Selain itu, sangat disarankan untuk menjalani pemeriksaan protein pada urin dengan teratur supaya dapat mendeteksi resiko terjadinya pre-eklamsia dan memantau perkembangan janin dengan USG. Mudah-mudahan informasi tentang bahaya hipertensi saat hamil bermanfaat untuk bunda jangan lupa simak informasi tentang hamil anggur.

Bahaya Hipertensi Saat Hamil | Admin | 4.5